group-logo

PEMUDA ADVENT

Pelatihan Instruktur Adventurer untuk Anak-anak Disabilitas

April 7, 2024

Departemen Pelayanan Pemuda Advent UIKB di bawah Koordinasi Lini Pelayanan Adventurer khususnya untuk Adventurer Disabilities Project telah mengadakan acara Pelatihan Instruktur Disabilitas pada Klub Adventurer secara online pada Minggu, 7 April 2024. Dari pendaftaran sebanyak 157 peserta, terdapat sekitar 125 peserta yang telah hadir dalam pertemuan ini termasuk beberapa utusan dari Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur.

Acara telah dipimpin oleh Kak Lorraine Lesiasel (KLIP-PA Junior Adventurer) dan dibuka dengan laporan dari Kak Febrina Pakpahan Siagian (Ketua Panitia). Dilaporkan bahwa kegiatan hari ini merupakan pembukaan dari empat pertemuan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2024 (satu pertemuan per kuartal). Akan ada pembagian regu serta pemberian tugas yang perlu diselesaikan oleh masing-masing peserta.

Kak Febrina Pakpahan Siagian

Setelah itu sambutan dari Pdt. Eben Eser Sembiring, Direktur PPA UIKB yang mengapresiasi upaya pelayanan dari KLIP-PA Junior Adventurer UIKB untuk mengadakan program ini. “Merupakan kegiatan yang pertama dilaksanakan di Indonesia dan semoga dapat menggugah partisipasi tidak saja dari Klub Adventurer, namun dengan orang tua, tua-tua jemaat dan para Pendeta agar perhatian dan kesempatan bagi anak-anak disabilitas di gereja kita tidak dibedakan dari anak-anak lainnya,” demikian penegasan dari Pdt. Sembiring.

Pdt. Eben Eser Sembiring

Selanjutnya mewakili Departemen PPA Divisi Asia Pasifik Selatan, MG Yam Torres, selaku Koordinator (Volunteer) Adventurer SSD telah menyampaikan kata-kata sambutan. Menurut beliau, “Pendidikan dan pelatihan untuk anak-anak disabilitas merupakan salah satu batu penjuru untuk kegiatan kelas khusus dan mempromosikan kesetaraan di antara masyarakat dan juga di gereja.” Lebih lanjut tenaga pengajar di Filipina yang ternyata juga memiliki gelar dalam bidang pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus ini juga menekankan bahwa “pendidikan ini harus menjadi kepercayaan dasar bahwa semua individu, tanpa melihat kemampuan dan tantangan yang dimiliki, berhak memperoleh kesempatan dan akses yang sama untuk program Adventurer untuk memperoleh dukungan yang disesuaikan dengan kebutuhan unik anak-anak ini.”

MG Yam Torres

Kemudian dalam sesi-sesi presentasi, terdapat beberapa topik yang sudah dibawakan oleh para pembicara. Diawali topik “Mengapa Melayani Mereka” oleh Pdt. Eben Eser Sembiring dilanjutkan oleh Suneeta Joys, M.Psi, seorang psikolog yang membahas topik menarik berjudul “Mengenal Anak dan Keluarga Disabilitas dengan Emosi dan Karakternya.” Sesi ini cukup menggugah terutama untuk mengetahui dampak psikis dan akibat-akibat yang sering terjadi di rumah tangga antara suami dan istri, orang tua dan anak-anak, saat mengetahui adanya anak dengan kebutuhan khusus di rumah tangga mereka. Beberapa tips yang didasarkan dari hasil riset dan pengalaman juga telah dipaparkan dan menjadi sangat menarik untuk disimak.

Terdapat kesaksian secara live dari beberapa orang tua serta anggota keluarga yang memiliki anak atau saudara berkebutuhan khusus. Memang diperlukan kesabaran, pengetahuan, serta penyerahan yang sungguh kepada Tuhan dimana orang-orang tua ini memiliki tanggung jawab yang luar biasa serta berbeda dari orang tua lainnya dalam memelihara dan mendidik anak-anak disabilitas ini. Selanjutnya Kak Ina juga memaparkan topik “Bagaimana Memulai Pelayanan Ini?” sekaligus mengajak partisipasi para peserta workshop untuk langsung berpartisipasi melalui program-program yang direncanakan oleh KLIP-PA Junior Adventurer sebagai bagian dari pelatihan ini.

Suneeta Joys, M. Psi

Setelah itu dibagi dalam breakout rooms dimana para peserta telah berdiskusi untuk kegiatan pelayanan di masing-masing kelas Adventurer dari usia 4 – 9 tahun. Sementara kelompok lainnya juga membahas hal serupa dalam kaitan peran sebagai orang tua, guru, pendeta di room yang berbeda.

Pdt. Victor Joe Sinaga, Wakil Direktur PPA UIKB menyambut baik pelatihan ini, “Melalui materi dan kesaksian yang disampaikan, para peserta diberikan kesempatan untuk merasakan dan memahami secara dekat seperti apa pelayanan bagi anak-anak disabilitas, ada timbul rasa haru dan panggilan kuat untuk mengambil peran dalam tugas pelayanan ini.”

Lebih lanjut beliau menyampaikan, “Satu hal yang akan dipahami adalah bahwa kita akan lebih mengerti betapa besarnya Kasih Allah bagi seluruh manusia yang sudah memberikan segalanya untuk kita, dan kita punya beban untuk membawa anak-anak disabilitas ini untuk mengenal Yesus dan mempertemukan mereka dengan Sang Juruselamat pada hari Maranatha nanti.”

Pdt. Victor Joe Sinaga

Bagi orang tua, anggota jemaat, pembina Klub Adventurer dan Pathfinder yang ingin mendata dan mendaftarkan anak-anak disabilitas untuk orang tuanya diajak bergabung di grup koordinasi, silahkan mengisi Form Pendataan Anak Disabilitas UIKB melalui forms terlampir: https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSezbk3P0LQgchug0OgTX9a2O7pawlOXfGVkHa2HzKHHtOMXEg/viewform

Semoga acara ini bermanfaat dan menjadi berkat, sampai jumpa pada sesi kedua yang akan dilaksanakan pada Jui mendatang.